Sunday 20 March 2016

Pengaruh Jejaring Sosial Terhadap Perilaku Remaja



     Jejaring sosial secara umum di artikan sebagai media bertukar informasi secara mudah dan cepat menggunakan jaringan internet tanpa ada batasan.
     Remaja adalah waktu manusia berumur belasan tahun. Pada masa remaja manusia tidak dapat disebut sudah dewasa tetapi tidak dapat pula disebut anak-anak. Masa remaja adalah masa peralihan manusia dari anak-anak menuju dewasa.



Banyak macam jejaring sosial yang ada di kalangan remaja, contohnya seperti facebook,twitter, instagram dll..


     Jejaring sosial banyak memberikan pengaruh bagi remaja, yaitu remaja yang tadinya hanya berkomunikasi secara langsung sekarang menjadi lebih mudah dan cepat, bahkan kita juga dapat berkomunikasi dengan orang yang tidak kita kenal/tidak pernah bertemu secara langsung.Tentunya juga pergaulan para remaja menjadi semakin luas, bisa juga menambah wawasan para remaja.

     Manfaat dari adanya jejaring sosial :
        1. Mempelopori Gerakan Reformasi dan Revolusi
        2. Menjadikan Orang Lebih Percaya Diri
        3. Mempermudah Komunikasi
       .4. Mempermudah Menyampaikan Informasi
        5. Bisa Mendapatkan Uang dari Bisnis Online
        6. Bisa Mempelajari Bahasa Asing
       .7. Bisa Berekspresi Sebebas-bebasnya
        8. Menyelamatkan Kita dari Aksi Kriminal

Dampak negatif dari jejaring sosial :
  1. Anak dan remaja menjadi malas belajar berkomunikasi di dunia nyata. Tingkat pemahaman bahasa pun menjadi terganggu. Jika anak terlalu banyak berkomunikasi di dunia maya, maka pengetahuan tentang seluk beluk berkomunikasi di kehidupan nyata, seperti bahas tubuh dan nada suara, menjadi berkurang.
  2. Situs jejaring social akan membuat anak dan remaja lebih mementingkan diri sendiri. Mereka menjadi tidak sadar akan lingkungan sekitar mereka, karena kebanyakan menghabiskan waktu di internet. Hal ini dapat mengakibatkan anak menjadi kurang berempati di dunia nyata.
  3. Bagi anak dan remaja, tidak ada aturan ejaan dan tata bahasa di jejaring social. Hal ini akan membuat mereka semakin sulit membedakan anatara berkomunikasi di situs jejaring social dan dunia nyata. Hal ini tentunya akan mempengaruhi keterampilan menulis mereka di sekolah dalam hal ejaan dan tata bahasa.
  4. Situs jejaring social adalah lahan subur bagi predator untuk melakukan kejahatan. Kita tidak akan pernah tahu apakah seseorang yang baru di kenal anak kita di internet, menggunakan jati diri yang sesungguhnya.
  5. Pornografi : Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela. Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen browser melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home page yang dapat di akses. Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.
  6. Penipuan : Hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut.
  7. Carding : Karena sifatnya yang real time (langsung), cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah cara yang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.
  8. Perjudian : Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya.


Upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi bahaya jejaring sosial yaitu:
     1. Luangkan waktu dengan anak saat belajar komputer dan internet
     2. Berikan pemahaman mengenai manfaat dan bahaya internet
     3 .Ingatkan anak tentang konsep “orang asing”
     4. Kenalkan etiket bergaul dengan teman “online”
     5. Hindari anak mengakses internet di kamar pribadi
      6. Kenalkan aktivitas kreatif lainnya dengan internet
Kesimpulannya adalah jejaring sosial mempunyai berbagai dampak postif tetapi juga mempunyai dampak negatif yang berbahaya bagi penggunanya, jadi kita harus memanfaatkan jejaring sosial ini dengan sebaik-baiknya.. 
Saran yang dapat saya berikan adalah gunakan jejaring sosial untuk hal yang positif, jangan menganggap jejaring sosial adalah yang terpenting adalah hubungan komunikasi yang nyata, untuk apa kita berkomunikasi dengan orang yang belum pernah kita temui padahal ada teman dan keluarga yang kita temui setiap harinya.. Buatlah komunikasi yang baik dengan orang orang di sekitar kita !..

No comments:

Post a Comment